Rumah / Berita / Berita Industri / Apa klasifikasi umum forklift dan kondisi kerja yang berlaku?
Berita

Apa klasifikasi umum forklift dan kondisi kerja yang berlaku?

2026-05-18

Forklift secara umum dapat dibagi menjadi tiga kategori: forklift pembakaran internal, forklift listrik, dan forklift penyimpanan.
Pembakaran internal
Pembakaran internal forklifts are divided into ordinary internal combustion forklifts, heavy-duty forklifts, and container forklifts.
① Forklift pembakaran dalam biasa: umumnya menggunakan mesin diesel, bensin, bahan bakar gas cair atau gas alam sebagai tenaganya, dengan kapasitas angkat 1,2 hingga 8,0 ton, dan lebar saluran kerja 3,5 hingga 5,0 meter. Bengkel atau tempat lain yang tidak mempunyai persyaratan khusus terhadap emisi gas buang dan kebisingan. Karena kemudahan pengisian bahan bakar, ia dapat beroperasi terus menerus untuk waktu yang lama, dan dapat bekerja di lingkungan yang keras (seperti hari hujan).
② Forklift tugas berat: menggunakan mesin diesel sebagai tenaganya, daya angkut 10,0 hingga 52,0 ton, umumnya digunakan untuk operasi luar ruangan di dermaga, baja, dan industri lain dengan muatan berat.
③ Forklift peti kemas: menggunakan mesin diesel sebagai tenaganya, daya angkut 8,0 hingga 45,0 ton, umumnya dibagi menjadi penumpuk peti kemas kosong, penumpuk peti kemas berat, dan penumpuk jangkauan peti kemas. Untuk penanganan peti kemas, seperti operasional lapangan peti kemas atau terminal pelabuhan.
Listrik: digerakkan oleh motor listrik dan baterai sebagai energi. Daya dukungnya 1,0 sampai 8,0 ton, dan lebar saluran kerja umumnya 3,5 sampai 5,0 meter. Karena tidak ada polusi dan kebisingan yang rendah, ini banyak digunakan dalam pengoperasian di dalam ruangan dan kondisi kerja lainnya dengan persyaratan lingkungan yang tinggi, seperti makanan dan industri lainnya. Dengan penekanan pada perlindungan lingkungan, forklift listrik secara bertahap menggantikan forklift pembakaran internal. Karena setiap set baterai umumnya perlu diisi setelah sekitar 8 jam kerja, baterai cadangan diperlukan untuk kondisi kerja multi-shift.
Pergudangan: Forklift pergudangan terutama merupakan forklift yang dirancang untuk penanganan kargo di gudang. Kecuali beberapa forklift penyimpanan (seperti forklift palet manual) yang digerakkan oleh tenaga kerja, yang lain digerakkan oleh motor listrik, yang banyak digunakan dalam industri penyimpanan karena bodinya yang ringkas, pergerakannya yang fleksibel, bobotnya yang ringan, dan kinerja lingkungan yang baik. Saat bekerja dalam beberapa shift, forklift penyimpanan yang digerakkan motor listrik memerlukan baterai cadangan.
Truk: Daya angkut 1,6-3,0 ton, lebar saluran kerja umumnya 2,3-2,8 meter, dan tinggi angkat garpu umumnya sekitar 210mm. Hal ini terutama digunakan untuk penanganan horizontal dan bongkar muat kargo di gudang. Terdapat tiga mode pengoperasian, seperti berjalan, berdiri, dan duduk, yang dapat dipilih sesuai kebutuhan efisiensi.
Penumpuk: Penumpuk palet elektrik dibagi menjadi dua jenis: penumpuk palet elektrik penuh dan penumpuk palet semi elektrik. Seperti namanya, lift pertama untuk mengemudi, dan liftnya dikontrol secara elektrik, sehingga lebih menghemat tenaga kerja. Yang terakhir ini memerlukan penarikan atau dorongan forklift secara manual, dan pengangkatannya dilakukan secara elektrik.
Daya dukungnya 1,0-2,5 ton, lebar saluran kerja umumnya 2,3-2,8 meter, dan strukturnya lebih gantri dibandingkan forklift penanganan palet listrik. Ketinggian pengangkatan garpu umumnya berkisar antara 4,8 meter. bongkar muat.